Fakta
Dibalik “Kingkong”
Kingkong.
Mungkin semua masyarakat sudah tahu dan mengenal hewan bertubuh besar sebangsa kera ini. K epopulerannya semakin
melesat setelah kera besar ini menjadi tokoh utama pada film ‘Kingkong’. Tak dipungkiri, film itu berhasil menyedot
berjuta pasang mata di seluruh penjuru dunia. Melihat fenomena tersebut, Bapak
I Ngurah Putu Sudelta memiliki pemikiran untuk membangun tempat pariwisata
dengan ikon utamanya kingkong. Dengan segala pertimbangan dan pemikiran, akhirnya beliau memutuskan
untuk membangun rekreasi keluarga “Kolam Renang Kingkong.”
“Menurut
saya, kolam renang di Pandaan sudah terlalu banyak. Ada sekitar 6 kolam renang
yang saya tahu. Karangjati, Sangar, Durensewu, Sebani I, Sebani II, dan Kurma
Asri.” Ujar lelaki 68 tahun itu. “Tetapi, keenamnya memiliki akses jalan yang
kurang strategis. Kita harus masuk melewati perkampungan dengan jalan minim.
Mobil pun juga akan kesulitan kalau harus melewati jalan sempit.” Lanjutnya.
Berbicara
soal kingkong, Bapak Ngurah ternyata memiliki beberapa alasan mengapa makhluk
besar ini dijadikan sebagai simbol usahanya. Menurutnya, kingkong sudah tak
asing lagi didengar oleh telinga
masyarakat. Anak kecil pun langsung berteriak ‘kingkong’ saat melihat patung
besar di pinggir jalan. Selain itu, film ‘Kingkong’ yang ditayangkan di televisi bertepatan
dengan Hari Raya Nyepi yang identik dengan ogok-ogok.
Menurut kepercayaan orang Hindu, ogok-ogok
diibaratkan sebagai sesuatu yang menakutkan atau sebagai simbol kejahatan.
Jadi, sebelum Nyepi, ogok-ogok
tersebut harus dimusnahkan terlebih dahulu. Untuk memusnahkan ogok-ogok diperlukan makhluk besar
perkasa. Itulah yang membuat Bapak Ngurah mantap untuk memilih kingkong sebagai ikon
di kolam renangnya.
Selain
ikon kingkong yang menarik, kolam renang ini memiliki sesuatu yang ditonjolkan
dan dapat langsung dirasakan oleh pengunjung. Hal itu adalah kebersihannya. Memang, masyarakat
menghendaki kebersihan di setiap tempat
pariwisata. Tapi, tak semua tempat dapat menyediakan kenyamanan tersebut.
| Simbol Kingkong yang ada di depan pintu masuk
Kolam Renang Kingkong dikeonsep dengan tujuan untuk menghibur anak-anak teruatama usia dibawah 12 tahun. Aksesoris serta patung yang terpajang diluar merupakan lengseran dari restoran Puri Manyar yang pernah digelutinya.
Saya bersama narasumber, Bapak I Ngurah Putu Sudelta
|
|||
.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar