Jumat, 19 September 2014

Fakta Dibalik "Kingkong"

Fakta Dibalik “Kingkong”
Kingkong. Mungkin semua masyarakat sudah tahu dan mengenal hewan bertubuh besar sebangsa kera ini. K epopulerannya semakin melesat setelah kera besar ini menjadi tokoh utama pada film ‘Kingkong’.  Tak dipungkiri, film itu berhasil menyedot berjuta pasang mata di seluruh penjuru dunia. Melihat fenomena tersebut, Bapak I Ngurah Putu Sudelta memiliki pemikiran untuk membangun tempat pariwisata dengan ikon utamanya kingkong. Dengan segala pertimbangan dan pemikiran, akhirnya beliau memutuskan untuk membangun rekreasi keluarga “Kolam Renang Kingkong.”
“Menurut saya, kolam renang di Pandaan sudah terlalu banyak. Ada sekitar 6 kolam renang yang saya tahu. Karangjati, Sangar, Durensewu, Sebani I, Sebani II, dan Kurma Asri.” Ujar lelaki 68 tahun itu. “Tetapi, keenamnya memiliki akses jalan yang kurang strategis. Kita harus masuk melewati perkampungan dengan jalan minim. Mobil pun juga akan kesulitan kalau harus melewati jalan sempit.” Lanjutnya.
Berbicara soal kingkong, Bapak Ngurah ternyata memiliki beberapa alasan mengapa makhluk besar ini dijadikan sebagai simbol usahanya. Menurutnya, kingkong sudah tak asing lagi didengar oleh telinga masyarakat. Anak kecil pun langsung berteriak ‘kingkong’ saat melihat patung besar di pinggir jalan. Selain itu, film ‘Kingkong’ yang ditayangkan di televisi bertepatan dengan Hari Raya Nyepi yang identik dengan ogok-ogok. Menurut kepercayaan orang Hindu, ogok-ogok diibaratkan sebagai sesuatu yang menakutkan atau sebagai simbol kejahatan. Jadi, sebelum Nyepi, ogok-ogok tersebut harus dimusnahkan terlebih dahulu. Untuk memusnahkan ogok-ogok diperlukan makhluk besar perkasa. Itulah yang membuat Bapak Ngurah mantap untuk memilih kingkong sebagai ikon di kolam renangnya.
Selain ikon kingkong yang menarik, kolam renang ini memiliki sesuatu yang ditonjolkan dan dapat langsung dirasakan oleh pengunjung. Hal itu adalah kebersihannya. Memang, masyarakat menghendaki kebersihan di setiap tempat pariwisata. Tapi, tak semua tempat dapat menyediakan kenyamanan tersebut.


Simbol Kingkong yang ada di depan pintu masuk

Kolam Renang Kingkong dikeonsep dengan tujuan untuk menghibur anak-anak teruatama usia dibawah 12 tahun. Aksesoris serta patung yang terpajang diluar merupakan lengseran dari restoran Puri Manyar yang pernah digelutinya.

Saya bersama narasumber, Bapak I Ngurah Putu Sudelta



 










            
           








 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar