Jumat, 07 Februari 2014

Guru, Murid. Manakah yang Lebih Pintar?



            Pintar, kata yang menggambarkan tentang kecerdasan seseorang dalam menguasai bidang studi atau pun hal lain. Pintar ini identik dengan kemampuan seseorang yang lebih menonjol dibandingkan dengan orang lain. Tak sedikit orang yang menganggap dirinya pintar dalam suatu bidang. Kita ambil contoh yang paling mudah, yaitu guru. Guru adalah seorang pendidik yang mengajarkan ilmu dalam bidang yang berbeda-beda sesuai dengan keahliannya masing-masing. Guru yang ahli dalam bidang matematika, pasti akan mengajar matematika, tidak mungkin kalau mengajar IPS. Begitupun dengan guru-guru yang lain.
            Di dalam lingkup sekolah, ada banyak sekali materi pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa. Hampir 11 mata pelajaran dijejalkan kedalam otak murid. Mulai dari pelajaran enteng sampai pelajaran yang berat semua harus masuk ke otak. Tak jarang guru mengeluh karena nilai murid yang anjlok. Mereka terkadang jengkel dan sedikit meluapkan emosi kepada si murid. Masih baik kalau murid tersebut menanggapi kemarahan gurunya dengan positif dan membuatnya semakin rajin belajar. Yang buruk, saat murid tersebut malah lebih jengkel dan sebal kepada guru yang memarahinya dan membuatnya semakin malas untuk mendalami pelajaran tersebut. Kalau sudah begini siapa yang harus disalahkan? Guru atau kah murid?
            Dalam hal ini tak ada pihak yang salah. Murid dan guru hanya terperangkap dalam situasi yang kurang baik dan dibarengi dengan emosi yang tidak stabil. Itulah yang membuat kedua pihak saling “berseteru batin” satu sama lain. Keadaan seperti ini tidak baik jika terus dibiarkan. Karena dapat membuat murid lebih malas belajar dan guru pun malas untuk mengajar karena muridnya selalu tidak mengerti. Maka sebaiknya permasalahan tersebut dibicarakan dengan baik. Duduk dengan tenang dan saling mengutarakan pikiran yang selama ini menjadi beban. Insyaallah dengan begitu komunikasi antara guru dan murid akan lebih terjaga.
           Disamping itu, kadang terlintas dalam pikiran kita sebenarnya siapa sih yang pintar? Guru atau murid? Pasti banyak diantara kita akan memilih guru lah yang lebih pintar dari murid. Tentu, karena guru yang mengajarkan kita berbagai hal. Dari yang tidak tahu menjadi tahu. Dari yang tidak bisa menjadi bisa. Namun, pernahkah kita memikirkan bahwa guru hanya mengajarkan 1 materi yang ia kuasai dan belum tentu menguasai materi yang lain.  Sedangkan murid mampu memasukkan beberapa materi kedalam otaknya. Walau tak semua materi bisa dihafal. Tapi, bagaimana dengan anak yang menjadi juara kelas? Bukankah nilai anak tersebut lebih tinggi dibanding anak-anak lain? Dan bukankah itu berarti kalau anak tersebut manguasai dengan baik materi yang disampaikan guru? Kalau sudah tercetus realita seacam itu, akan terulang pula pertanyaan ini “Guru, murid. Siapakah yang Lebih Pintar?” Jawaban itu tergantung pada diri kita masing-masing, bagaimana menanggapi akan hal tersebut. Jadi, semua jawaban tergantung pada penglihatan kita.

NB : tulisan ini tidak bermaksud untuk menyinggung atau memihak pada siapun. Ini hanyalah karangan yang dibuat oleh saya (pelajar) yang memiliki pertanyaan sangat luas tentang dunia pendidikan. Jadi, saya mohon untuk menanggapi tulisan ini dengan positif. Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar